12 October 2016
PERKEBUNAN : Visi Sawit Indonesia 2045

Sawit Indonesia memasuki era baru dengan peluang-peluang nyata dibarengi tantangan yang lebih besar dan semakin berat.

Visi Sawit 2020 yang disepakati pada 2007 dengan target produksi Indonesia setara 40 juta ton minyak sawit mentah (Crude Palm Oil-CPO) dan bahan bakar nabati asal sawit mencapai 10% dari total permintaan minyak sawit, sudah dianggap tercapai. Untuk itu, dibutuhkan panduan visi baru. Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) Kelapa Sawit mengusulkan Visi Sawit Indonesia 2045 sebagai upaya pemberian sumbangan terbaik berupa industri sawit yang berkesinambungan, meningkatkan kesejahteraan, dan membawa kebanggaan.

Direktur Utama BPDP Kelapa Sawit Bayu Krisnamurthi berharap, Visi Sawit Indonesia 2045 harus lebih komprehensif dibandingkan Visi 2020. Setidaknya ada dua alasan mengapa disebut Visi 2045. Bayu menjabarkan, umur ekonomis tanaman sawit berkisar 25-30 tahun, tahun ini dan tahun-tahun ke depan merupakan periode sawit Indonesia untuk peremajaan. “Pada 2045 adalah satu siklus produksi tanaman sawit apabila ditanam tahun-tahun ini,” jelas Bayu pada suatu acara silaturahmi di Jakarta beberapa waktu lalu.

Dalam acara yang dihadiri para pemangku kepentingan sawit itu, Bayu mengatakan, 2045 adalah tepat 100 tahun berdirinya Republik Indonesia.  Dan sebagai produsen terbesar di dunia, komoditas sawit diharapkan dapat memberikan sumbangan terbaiknya.

Lima Pilar Penopang

Visi 2045 ditopang lima pilar yang saling terkait satu sama lain yakni, produktivitas, keberlanjutan, nilai tambah, kesejahteraan, dan kelembagaan. “Lima pilar ini adalah aspirasi dan langkah-langkah yang telah kita kembangkan bersama yang akan menjadi bintang pemandu perjalanan pengembangan sawit Indonesia ke depan. Dan pilar-pilar visi ini bukan hal baru atau sesuatu yang diciptakan seketika,” ungkapnya.

Kelanjutan tentang tulisan ini baca di Majalah AGRINA versi Cetak volume 12 Edisi No. 267 yang terbit pada September 2016. Atau klik di www.scanie.com/featured/agrina.html, https://www.wayang.co.id/index.php/majalah/agrina

 

© 2008 Agrina. Powered by iFORTE