28 December 2016
Petani Sawit Binaan Asian Agri Dapat Bonus Rp2,6 M

PT Asian Agri membagikan hasil penjualan minyak sawit berkelanjutan kepada sekitar 29.000 petani plasma di Provinsi Riau dan Jambi. Perusahaan swasta yang memproduksi minyak sawit mentah (crude palm oil, CPO) sejak 1979 ini menggelontorkan dana sekitar Rp2,6 miliar kepada perwakilan 6 Koperasi Unit Desa (KUD) yang telah memperoleh sertifikasi kelapa sawit berkelanjutan (sustainable palm oil certification).

Freddy Widjaya, Direktur Asian Agri mengatakan, dana tersebut merupakan insentif penjualan minyak kelapa sawit berkelanjutan yang diserap oleh pasar internasional selama 2015. "Kami berharap premi ini dimanfaatkan secara maksimal untuk kepentingan kolektif petani," ujarnya di di Jakarta, Rabu (21/12). Pemberian insentif merupakan salah satu bentuk penghargaan dan apresiasi kepada petani sawit binaan Asian Agri yang berperan sebagai Pahlawan Devisa.

Pada acara ini hadir pula Menteri Perdagangan, Enggartiasto Lukito yang mengucapkan terima kasih kepada para petani sawit dan perusahaan yang mendukung kegiatan ekspor utama komoditas pertanian. "Saya bangga dan bahagia ada perusahaan swasta yang berkontribusi secara nyata untuk mendukung ekspor," katanya. Disamping itu, Enggar berharap agar Asian Agri tidak hanya bermitra di hulu tetapi juga di hilir.

Salah satu asosiasi petani yang mendapatkan premi tersebut adalah Asosiasi Petani Plasma Muara Bulian - Jambi. Dicki Ariyanto, perwakilan petani sawit dari Jambi, menuturkan, dana insentif akan digunakan untuk pengembangan sumber daya manusia di kebun sawit. "Dananya nanti digunakan untuk penyuluhan ke petani. Pokoknya supaya petani jadi pintar. Selain itu, kami juga gunakan dananya untuk perbaikan infrastruktur dan kepentingan umum lainnya," terang petani sawit yang daerahnya mendapat dana sebesar Rp327 jutaan itu.

Galuh Ilmia Cahyaningtyas

© 2008 Agrina. Powered by iFORTE