15 March 2017
Transportasi Gratis di PENAS XV di Aceh

Sekitar 35 ribu petani nelayan akan menghadiri Pekan Nasional (Penas) XV. Ada gelar teknologi, kontes ternak, pacuan kuda gayo, dan penanaman tanaman langka dari seluruh Indonesia.

 

“Saya melihat, Aceh sudah sangat siap untuk menjadi tuan rumah Penas XV di Aceh,” kata Momon Rusmono. Hal itu dikatakan Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian tersebut usai Rapat Koordinasi Panitia Penyelenggara Pusat dan Panitia Pelaksana Daerah di Ruang Serbaguna, Kantor Gubernur Nanggroe Aceh Darussalam (NAD), Rabu, 8 Maret 2017.

 

Penas XV yang dipusatkan di Stadion Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, rencananya akan dibuka Presiden Jokowi pada Sabtu, 6 Mei dan ditutup Wakil Presiden Jusuf Kalla, Kamis, 11 Mei 2017. “Peserta rapat (koordinasi) kali ini sangat antusias. Jumlahnya melebihi kapasitas. Hal ini menunjukkan semangat kita semua terhadap Penas di Aceh,” komentar Winarno Tohir, Ketua Umum Penyelenggara Pusat, pada rapat itu.

 

“Di sini ruangan kita sempit. Tidak masalah, yang penting hati kita lapang,” kata Darmawan, Ketua Pelaksana Penas di Aceh.  “Satu prinsip. Penas ini kita sukseskan bersama. Bukan hanya oleh panitia (daerah) di Aceh, tapi juga oleh seluruh (peserta) di Indonesia,” kata Sekretaris Daerah (Sekda) NAD itu.

 

Ada beberapa acara yang menarik pada Penas XV ini. Di bidang perikanan ada penampilan minapadi (budidaya terpadu ikan dan padi) dan ugadi (budidaya terpadu udang galah dan padi). Di bidang peternakan ada kontes ternak. Ada juga gelar teknologi di bidang tanaman pangan dan hortikultura.

 

Tanaman langka

“Semua bidang ada peningkatan (dibanding Penas-Penas sebelumnya),” ucap Fathan A. Rasyid. “Contohnya, ada kontes ternak, transportasi dalam kota gratis, ada lomba kuda gayo dan penanaman tanaman langka dari seluruh Indonesia,” lanjut Kepala Pusat Penyuluhan Pertanian, Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian, Kementerian Pertanian itu, beberapa saat setelah rapat koodinasi.

 

“Kami memberikan penghormatan kepada saudara-saudara kita yang hadir (di Penas XV), kami menyediakan angkutan gratis,” ungkap Zulkifli HS. “Kami bertekad, seluruh armada yang kami miliki untuk memberi yang terbaik kepada tamu-tamu kita yang datang,” kata Asisten II Sekretaris Daerah NAD yang mulai 10 Maret menjalani masa persiapan pensiun itu dan digantikan Syaiba Ibrahim.

 

Rencananya Penas XV ini dihadiri sekitar 35 ribu petani nelayan dari seluruh Indonesia dan luar negeri. “Kami sepakat, Penas XV ini merupakan penyempurnaan 14 Penas sebelumnya. Hari ini kita apreasiasi (Dinas) Perhubungan yang memberikan angkutan gratis. Pada Penas-Penas sebelumnya belum ada (penyediaan) angkutan gratis ini,” cetus Zakaria Affan, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) NAD.

 

Syatrya Utama

© 2008 Agrina. Powered by iFORTE