21 October 2017
Opening ILDEX Indonesia 2017

Tidak sekedar menyuguhkan teknologi terbaru yang berkualitas, ILDEX Indonesia 2017 juga menjadi kesempatan bisnis bagi pasar peternakan lokal maupun internasional.

International Livestock Dairy Meat Processing And Aquaculture Exposition (ILDEX) kembali digelar. Edisi ketiga ILDEX Indonesia 2017 berlangsung pada 18-20 Oktober 2017 di JIExpo, Jakarta. Selain merepresentasikan platform bisnis internasional, pameran ini sekaligus sebagai ajang transaksi yang tepat bagi pasar peternakan di Indonesia.
Dalam pembukakannya, Managing Director VNU Exhibitions Asia Pasific Co. Ltd., Nino Gruettke mengatakan, gelaran kali ini merupakan edisi ILDEX terbesar dibanding edisi-edisi sebelumnya di Asia. Tak heran ia menargetkan 8000 pengunjung dari 30 negara yang turut andil memeriahkan ILDEX Indonesia 2017. “Perkembangan besar ILDEX Indonesia tahun ini terlihat dalam hal ukuran dan jumlah pengunjung yang berpartisipasi,” tutur Nino, Rabu (17/10).
Dari tahun sebelumnya, tambah Nino, jumlah peserta pameran mengalami peningkatan sebanyak 38%. Selain itu stand (ruang) pameran juga telah sukses terjual 100%, diikuti dengan beberapa perusahaan yang memperbesar area pameran mereka sebanyak 52%.
Lebih jauh Nino berujar, sebanyak 230 perusahaan dari 34 negara yang berpartisipasi akan berinteraksi dengan 200 pembeli potensial yang diundang dari 13 negara. Termasuk Thailand, Indonesia, Myanmar, Bangladesh, Filipina, Malaysia, India, Sri langka, Taiwan, Turki, dan lainnya.
Sementara Komisaris Utama PT Permata Kreasi Media, Tri Hardiyanto menambahkan, ILDEX dapat menjadi barometer perkembangan industri peternakan di Indonesia. Menampilkan teknologi-teknologi yang variatif, ia berharap, kemajuan teknologi di bidang peternakan dapat diaplikasikan di Indonesia. “Sehingga dapat ikut membangun peternakan Nasional,” imbuhnya.
Di kesempatan yang sama, Fini Murfiani, Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Peternakan, mewakili Dirjen PKH, menjabarkan, pameran ini sebagai ajang bertemunya semua stakeholder peternakan, baik nasional maupun internasional. Menjadi wadah untuk melakukan transaksi bisnis dan berbagi informasi khususnya dalam industri peternakan. Melalui pameran ini, ia berharap, wawasan industri peternakan di tanah air dapat bertambah. Serta kesehatan hewan dan pengolahan hasil peternakan.

Penghargaan Spesial
Highlight spesial dari edisi ILDEX tahun ini adalah penghargaan “Indonesia Poultry Veterinary Award” (INPOVA). Kategori pertama, Veterinary Business Management Award kepada Drh. Irawati Fari, Presiden Direktur PT Novindo. Kategori kedua, Veterinary Poultry Health Scientist Award, kepada Prof. Dr. Drh. Wayan Teguh Wibawan, MS, dari fakultas Kedokteran Hewan Institut Pertanian Bogor. Ketiga, Veterinary Poultry Technical & Consultacy Award, Drh. Eko Prasetyo dari Tri Group Bogor.
Penghargaan berikutnya adalah ISPI Award 2017. Kategori peternak atau organisasi pelestari plasma nutfah kepada Ir. Yudi Guntara, Ketua Umum Himpunan Peternak Domba dan Kambing Indonesia (HPDKI) dan Ade M. Zulrkarnain, Ketua Umum Himpunan Peternak Unggas Lokal Indonesia (HIMPULI).

© 2008 Agrina. Powered by iFORTE