10 November 2006
Bulir Padi Melimpah Berkat Gibgro 10 SP

Pada musim tanam lalu, petani di Kecamatan Telagasari yang dimotori H. Taba, telah mengaplikasikan Gibgro 10 SP pada sawahnya. Hasilnya sangat memuaskan, dari sehektar lahan diperoleh gabah sebanyak 7,8 ton.

Sama dengan kenaikkan sekitar 27% dibandingkan panen musim sebelumnya, hanya 6,2 ton. Jika harga gabah Rp2.200,-/kg berarti ada tambahan penghasilan Rp3,7 juta/ha. “Hasil tersebut luar biasa,” ungkap H. Taba gembira. Semua itu tidak lain berkat Gibgro 10 SP.

 

Produksi Naik 20% Lebih

Aplikasi Gibgro 10 SP hanya 3 kali, yaitu pada tanaman padi umur 20 hari setelah tanam (HST), 40 HST dan 60 HST. Hal yang sama dirasakan juga oleh petani lain seperti Winta, Ibro, dan Sodikin. Mereka adalah petani kepercayaan H. Tatang yang memiliki sawah ratusan hektar di Kecamatan Wadas, Karawang. Hasil yang mereka peroleh meningkat sekitar 21%.

Seperti yang diungkapkan Sodikin, “Dari lahan seluas 16.000 m2 diperoleh 10 ton padi. Sedangkan musim sebelumnya ia hanya memperoleh 8,2 ton, berarti  terjadi peningkatan 22%.”  Demikian juga hasil yang diperoleh Dayim, salah seorang petani di Kecamatan Tempuran, Karawang. Hasil panen yang diperolehnya meningkat sebesar 16% dibandingkan panen sebelumnya.

Bersama Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pertanian, PT Nufarm Indonesia melakukan penilaian padi yang diaplikasikan Gibgro 10 SP dibandingkan kontrol. Tanaman padi yang disemprot Gibgro 10 SP sebanyak tiga kali diperoleh hasil rata-rata 8,29 kg/ubinan. Luas ubinan 6,25 m2.

Sedangkan pada kontrol bobotnya 6,31 kg. Jumlah anakan per rumpun diperoleh 25 batang pada sawah yang diaplikasikan Gibgro 10 SP dan 20 batang pada kontrol. Pengamatan jumlah bulir per malai, padi yang diaplikasikan Gibgro 10 SP sebanyak 180 bulir dan hanya 172 bulir pada kontrol.

 

Sosialisasi Teknologi

Gibgro 10 SP, produk terbaru PT Nufarm Indonesia ditujukan khusus untuk meningkatkan produktifitas tanaman padi.. Gibgro 10 SP adalah nama dagang dari produk zat pengatur tumbuh tanaman berbahan aktif giberelin 10%.

Andi Sugiri, Product Development Manager PT Nufarm Indonesia, menjelaskan, “Gibgro 10 SP ini merupakan produk berkualitas yang diproduksi di Amerika oleh perusahaan pelopor giberellic acid. Mudah dan sangat praktis diaplikasikan pada tanaman padi. Produk ini dijual dalam kemasan sachet satu gram sesuai untuk satu tangki semprot 15 liter.”

“Jika Indonesia ingin kembali berswasembada beras haruslah meningkatkan produktivitas sawah yang ada. Salah satunya dengan menggunakan Gibgro 10 SP,” ujar Dedi A. Mannan, Vice President Marketing PT.

Nufarm Indonesia.  Ditambahkannya, hal tersebut telah terbukti di negara lain yang sudah swasembada beras seperti Vietnam dan China. Bahkan di negara-negara tersebut Gibgro 10 SP merupakan produk yang wajib digunakan. Gibgro 10 SP juga sangat cocok digunakan pada padi hibrida.

Sosialisasi teknologi Gibgro 10 SP akan terus disebarluaskan ke seluruh sentra-sentra padi di pelosok Nusantara. Hal ini dilakukan PT. Nufarm Indonesia dalam rangka turut berperan dalam pembangunan pertanian. Apalagi tampaknya petani sangat antusias.

Alwi Assagaf, Vice President Sales PT. Nufarm Indonesia, sangat optimis terhadap produk Gibgro 10 SP, karena hanya satu-satunya produk yang teregistrasi untuk padi.

Selain itu, sangat menjanjikan untuk peningkatan pendapatan petani. Mudah-mudahan rasa optimis juga menyebar kepada para petani padi di Indonesia yang sedang mendambakan berswasembada beras kembali.

Untung Jaya

 





 

Suara Agribisnis
Kebijakan Makro Persawitan Nasional
Membangun Kembali Koperasi Pertanian

Usaha Tani
Selamatkan Buah dari Helopelthis
Kelola DO Agar Tidak KO
Efisiensi Berbalut Teknologi

Wisata
WISATA : Piknik di Pekarangan Belakang Rumah
RESTO : Gurihnya Pindang Ikan Toman Khas Jambi

Khasiat
Berharap Pulih dengan Kombinasi Herbal dan Medis
Waspada Obat Kuat Ilegal

Hobi dan Resto
Memperindah Taman dengan Pergola Anggur
Membungakan Anggrek Bulan di Pekarangan